PR dari sekolah sangatlah banyak, tetapi Tika belum mengerjakan satupun PR yang diberikan gurunya di sekolah. Akhirnya saat sepulang sekolah, Tika mengajak Dini yang merupakan sahabatnya dan juga merangkap sebagai tetangganya, untuk mengerjakan PR bersama-sama dirumahnya.
Mereka memutuskan untuk mengerjakan PR pada sore harinya. Setelah cukup lama mereka mengerjakan PR, tiba-tiba Tika berkata dengan sedikit emosi,
“Ah, lama-lama aku ingin menjadi Harimau Jawa saja!”
Dini pun heran sebab perkataan Tika, “Mengapa Harimau Jawa? Tidak mau jadi katak saja? Kan lebih enak, bisa tinggal di dua dunia” tanya Dini.
“Aku ingin punah saja! Tugasku menumpuk sekali, hidup ini sangat berat!” jawab Tika. “Hahahahah, ada-ada saja kamu, tik!” tawa Dini.